Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

ING Jadi Bank Global Pertama Punya Target Pengurangan Emisi Disetujui SBTi

Validasi upaya dekarbonisasi ING terjadi saat para bankir memperdebatkan pandangan 1,5 derajat Celcius selama satu dekade merupakan ambang batas pemanasan utama
Ilustrasi pembiayaan hijau./Bisnis - Puspa Larasati
Ilustrasi pembiayaan hijau./Bisnis - Puspa Larasati

Bisnis.com, JAKARTA — ING menjadi bank global pertama yang sasaran iklimnya divalidasi karena sejalan dengan upaya untuk membatasi pemanasan global hingga 1,5 derajat Celsius. 

Hal tersebut disampaikan oleh Science-Based Targets Initiative, badan yang bertanggung jawab memberikan standar iklim perbankan tersebut. 

Bank ING menyebutkan telah memenuhi ambang batas untuk sasaran di seluruh pinjamannya untuk bahan bakar fosil, pembangkit listrik, semen, baja, otomotif, penerbangan, dan sektor real estat komersial.

Kepala Standar Keuangan di Science-Based Targets initiative (SBTi) Nate Aden mengatakan pada 2022 lalu pemberi pinjaman Belanda menyatakan akan menghentikan pembiayaan hulu minyak dan gas di tahun 2040. Pada tahun lalu, ING menyatakan membatasi akses ke pinjaman umum dan penerbitan obligasi untuk beberapa perusahaan minyak dan gas.

"Sebagai bank global pertama yang penting secara sistemik dengan sasaran berbasis sains yang divalidasi, ING menunjukkan bagaimana lembaga keuangan besar dapat mendukung stabilisasi iklim dalam ekonomi riil," ujarnya dikutip Reuters, Kamis (27/3/2025).

Validasi upaya dekarbonisasi ING terjadi saat para bankir memperdebatkan pandangan 1,5 derajat Celcius selama satu dekade merupakan ambang batas pemanasan utama. Angka 1,5 derajat Celcius ini harus tetap menjadi target yang layak bagi bank. Sebab, banyak rencana iklim negara dan kebijakan sektor menunjukkan potensi pelampauan yang cukup besar.

Bulan ini, kelompok iklim terkemuka dunia untuk bank Net Zero Banking Alliance (NZBA) mengusulkan untuk meninggalkan target 1,5C sebagai pedoman utama bagi rencana iklim anggotanya. Wacana ini muncul setelah beberapa bank raksasa keluar dari kelompok tersebut atau mengurangi ambisi nol emisi bersih mereka.

Namun, validasi tersebut masih membawa prestise di industri dan juga memengaruhi pilihan pinjaman dan pasokan keuangan. Bagi perusahaan, beberapa bank mengatakan mereka hanya akan mendukung perusahaan dari sektor tertentu yang memiliki target SBTi.

Adapun SBTi merupakan kelompok sukarela yang mencakup konsultan, pakar teknis, dan LSM serta memiliki dewan penasihat ilmiah, telah muncul sebagai otoritas pada target iklim perusahaan.

Target sektor harus disesuaikan dengan 1,5 derajat Celcius. Jika tidak tercapai, maka jalur di bawah 2°C dapat digunakan sebagai gantinya. Negara-negara sepakat dalam Perjanjian Paris 2015 untuk berusaha membatasi kenaikan suhu hingga 1,5 derajat Celcius di atas rata-rata tahun 1850-1900 untuk membantu membatasi dampak perubahan iklim.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Yanita Petriella
Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper